PROSEDUR PEMBELAJARAN
Prosedur pembelajaran
Prosedur pembelajaran merupakan proses yang berurutan dalam bentuk kemampuan siswa sesuai denga tujuan yang telah di tentukan. salah satu aspek yang mempengaruhi keberhasilan pembelajaran siswa adalah kemampuan guru dalam mengelola pembelajaran, dalam prosesnya pengelolaan tersebut harus di arah kan hingga menjadi suatu proses bermakna dan kondusif dalam pembentukan kemampuan siswa. Oleh karena itu, kegiatan belajar selain di kembangkan secara sistematis, afektif dan efisien juga perlu variasi kagiatan siswa secara alternatif untuk menumbuh kembangkan motivasi dan aktivitas siswa dalam belajar. Seperti di kemukakan di atas bahwa dalam proses pembelajaran ada tiga tahapan prosedur yang perlu di tempuh yaitu: awal pembelajaran, inti pembelajaran dan akhir atau penutup pembelajaran.
A. Kegiatan pra dan awal pembelajaran
Kegiatan pendahuluan dalam pembelajaran sering pula di sebut dengan pra-instruksional. fungsi kegiatan ini adalah untuk menciptakan awal pembelajaran yang efektif yang memungkin kan siswa mengikuti pembelajaran dengan baik.
1. Menciptakan kondisi awal pembelajaran
Proses ini akan berhasil dengan baik apabila guru dapat mengkondisikan kegiatan belajar secara efektif.
- Menciptakan suasana kelas yang baik
- Mengabsen siswa
- Menciptakan kesiapan belajar siswa
- Menciptakan suasana belajar yang demokratis.
2. Melaksanakan Kegiatan Apresiasi dan atau melaksanakan tes awal
Setelah mengkondisikan kegiatan awal dalam pembelajaran, guru harus melaksanakan kegiatan apersepsi dan atau penilaian terhadap kemampuan awal siswa.
Ada beberapa cara yang dapat di gunakan dalam kegiatan apersepsi diantaranya:
a.Mengajukan pertanyaan tentang bahan pelajaran yang sudah di pelajari sebelumnya.
b.Memberikan komentar terhadap jawaban siswa serta mengulas materi pelajarn yang akan di bahas.
c.Membangkitkan motivasi dan dan perhatian siswa.
Ada beberapa upaya yang harus di olwh guru sejalan dengan tugasnya di sekolah, khususnya dalam melaksanakan kegiatan awal pembelajaran di anatara nya guru harus:
-memahami latar belakang (kemampuan) siswa
-dapat membangkitkan (menarik) perhatian siswa sehingga terfokus pada pelajaran yang akan di ikutinya.
-dapat memberikan bimbingan belajar secara kelompok maupun individu
- dapat menciptkan edukatif yang efektif, sehingga siswa merasakan adanya suasana belajar .
- memberikan penguatan pada siswa
- menanamkan di siplin kepada siswa.
B. Kegiatan inti dalam pembelajaran
Topik ini lebih menekankan pada proses pembentukan pengalaman belajar siswa dalam materi/ bahan pelajaran tertentu, yang di susun dan di rencanakan oleh guru berdasarkan pada kurikulum yang berlaku.
Langkah-langkah kegiatan inti yang perlu di lakukan dalam pembelajaran secara sistematis sebagai berikut:
1. Meberitahukan tujuan atau garis besar materi dan kemampuan yang akan di pelajari.
Kegiatan awal yang di lakukan guru sebelum membahas pembelajaran adalah memberitahukan tujuan atau garis besar materi dan kemampuan apa yang akan di pelajari siswa.
2. Menyampaikan alternatif kegiatan belajar yang akan di tempuh siswa.
Dalam tahapan ini guru perlu menyamapaikan pada siswa tentang kegiatan belajar yang bagaimana yang harus di tempuh siswa dalam mempelajari topik-topik maupuan kemampuan tersebut.
3. Membahas materi/menyajikan bahan pelajaran.
Kegiatan inai merupkan kegiatan yang sangat penting dalam proses pembelajaran. Pembahasan atau penyamapain materi pelajaran harus mengutamakan aktivitas siswa sehingga dalam prosesnya guru lebih banyak berperan sebagai fasilitator dan pembimbing.
C. Kegiatan Akhir dan tindak Lanjut pembelajaran.
Kegiatan akhir dan tindak lanjut harus di laksanakan atas dasra perencanaan yang telah di buat oleh guru. Secara umum kegiatan akhir dan tindak lanjut pembelajaran yang harus di lakukan oleh guru di antaranya:
-Menilai hasil proses belajar mengajar.
-Memberikan tugas/ latihan yang di luar jam pelajaran.
- memberikan motivasi dan bimbingan belajar.
- menyampaikan alternatif kegiatan belajar yang dapat di lakukan siswa di luar jam pelajaran
- berdasarkan hasil penilaian belajar siswa.
Prosedur kegiatan yang perlu di tempuh, setelah melaksanakan kegiatan pendahuluan dan kegiatan inti dalam pembelajaran, maka langkah selanjutnya yang harus di laksanakan oleh guru sebagai berikut:
1. Melaksanakan penilaian akhir
Kegiatan penilaian dalam proses pembelajaran merupakan kegiatan mutlak yang harus di laksanakan oleh guru dalam belajar.
2. Mengkaji hasil penilaian akhir
Setelah melaksanakan penilaian guru harus mengkaji apakah hasil belajar tetsebut sesuai dengan tujuan.
3. Melaksanakan kegiatan tinda lanjut pembelajaran.
Di lakukan di luar jam belajar, sebab kagiatan akhir alokasi waktu relatif sedikit melaksankan kegiatan tindak lanjut.
- memberikan tugas atau latihan yang harus di kerjakan di rumah.
- menjelaskan kembali bahan pelajarn yang di anggap sulit oleh siswa.
- membaca materi pelajarn tertentu.
- memberikan motivasi atau bimbingan belajar.
4. Mengemukakan tentang topik akan di bahas pada waktu yang akan datang.
Guru mengemukakan atau memberikan gamabaran pada siswa tentang topik bahasan atau kompetensi yang akan di pelajari pada pertemuan yang akan datang.
5. Menutup kegiatan pembelajran
Setelah guru menganggap kegiatan akhir selesai di laksanakn secara optimal dan sesuai dengan waktu yang di rencanakan, maka langkah selanjutnya guru menutup pelajaran. Apabila jam pelajarnnya yang paling akhir, maka di biasakan siswa menutup dengan BERDOA.
Daftar rujukan:
Dr.toto ruhimat, M,pd.: prosedur pembelajaran. ( online) 03-04- 2019
Prosedur pembelajaran merupakan proses yang berurutan dalam bentuk kemampuan siswa sesuai denga tujuan yang telah di tentukan. salah satu aspek yang mempengaruhi keberhasilan pembelajaran siswa adalah kemampuan guru dalam mengelola pembelajaran, dalam prosesnya pengelolaan tersebut harus di arah kan hingga menjadi suatu proses bermakna dan kondusif dalam pembentukan kemampuan siswa. Oleh karena itu, kegiatan belajar selain di kembangkan secara sistematis, afektif dan efisien juga perlu variasi kagiatan siswa secara alternatif untuk menumbuh kembangkan motivasi dan aktivitas siswa dalam belajar. Seperti di kemukakan di atas bahwa dalam proses pembelajaran ada tiga tahapan prosedur yang perlu di tempuh yaitu: awal pembelajaran, inti pembelajaran dan akhir atau penutup pembelajaran.
A. Kegiatan pra dan awal pembelajaran
Kegiatan pendahuluan dalam pembelajaran sering pula di sebut dengan pra-instruksional. fungsi kegiatan ini adalah untuk menciptakan awal pembelajaran yang efektif yang memungkin kan siswa mengikuti pembelajaran dengan baik.
1. Menciptakan kondisi awal pembelajaran
Proses ini akan berhasil dengan baik apabila guru dapat mengkondisikan kegiatan belajar secara efektif.
- Menciptakan suasana kelas yang baik
- Mengabsen siswa
- Menciptakan kesiapan belajar siswa
- Menciptakan suasana belajar yang demokratis.
2. Melaksanakan Kegiatan Apresiasi dan atau melaksanakan tes awal
Setelah mengkondisikan kegiatan awal dalam pembelajaran, guru harus melaksanakan kegiatan apersepsi dan atau penilaian terhadap kemampuan awal siswa.
Ada beberapa cara yang dapat di gunakan dalam kegiatan apersepsi diantaranya:
a.Mengajukan pertanyaan tentang bahan pelajaran yang sudah di pelajari sebelumnya.
b.Memberikan komentar terhadap jawaban siswa serta mengulas materi pelajarn yang akan di bahas.
c.Membangkitkan motivasi dan dan perhatian siswa.
Ada beberapa upaya yang harus di olwh guru sejalan dengan tugasnya di sekolah, khususnya dalam melaksanakan kegiatan awal pembelajaran di anatara nya guru harus:
-memahami latar belakang (kemampuan) siswa
-dapat membangkitkan (menarik) perhatian siswa sehingga terfokus pada pelajaran yang akan di ikutinya.
-dapat memberikan bimbingan belajar secara kelompok maupun individu
- dapat menciptkan edukatif yang efektif, sehingga siswa merasakan adanya suasana belajar .
- memberikan penguatan pada siswa
- menanamkan di siplin kepada siswa.
B. Kegiatan inti dalam pembelajaran
Topik ini lebih menekankan pada proses pembentukan pengalaman belajar siswa dalam materi/ bahan pelajaran tertentu, yang di susun dan di rencanakan oleh guru berdasarkan pada kurikulum yang berlaku.
Langkah-langkah kegiatan inti yang perlu di lakukan dalam pembelajaran secara sistematis sebagai berikut:
1. Meberitahukan tujuan atau garis besar materi dan kemampuan yang akan di pelajari.
Kegiatan awal yang di lakukan guru sebelum membahas pembelajaran adalah memberitahukan tujuan atau garis besar materi dan kemampuan apa yang akan di pelajari siswa.
2. Menyampaikan alternatif kegiatan belajar yang akan di tempuh siswa.
Dalam tahapan ini guru perlu menyamapaikan pada siswa tentang kegiatan belajar yang bagaimana yang harus di tempuh siswa dalam mempelajari topik-topik maupuan kemampuan tersebut.
3. Membahas materi/menyajikan bahan pelajaran.
Kegiatan inai merupkan kegiatan yang sangat penting dalam proses pembelajaran. Pembahasan atau penyamapain materi pelajaran harus mengutamakan aktivitas siswa sehingga dalam prosesnya guru lebih banyak berperan sebagai fasilitator dan pembimbing.
C. Kegiatan Akhir dan tindak Lanjut pembelajaran.
Kegiatan akhir dan tindak lanjut harus di laksanakan atas dasra perencanaan yang telah di buat oleh guru. Secara umum kegiatan akhir dan tindak lanjut pembelajaran yang harus di lakukan oleh guru di antaranya:
-Menilai hasil proses belajar mengajar.
-Memberikan tugas/ latihan yang di luar jam pelajaran.
- memberikan motivasi dan bimbingan belajar.
- menyampaikan alternatif kegiatan belajar yang dapat di lakukan siswa di luar jam pelajaran
- berdasarkan hasil penilaian belajar siswa.
Prosedur kegiatan yang perlu di tempuh, setelah melaksanakan kegiatan pendahuluan dan kegiatan inti dalam pembelajaran, maka langkah selanjutnya yang harus di laksanakan oleh guru sebagai berikut:
1. Melaksanakan penilaian akhir
Kegiatan penilaian dalam proses pembelajaran merupakan kegiatan mutlak yang harus di laksanakan oleh guru dalam belajar.
2. Mengkaji hasil penilaian akhir
Setelah melaksanakan penilaian guru harus mengkaji apakah hasil belajar tetsebut sesuai dengan tujuan.
3. Melaksanakan kegiatan tinda lanjut pembelajaran.
Di lakukan di luar jam belajar, sebab kagiatan akhir alokasi waktu relatif sedikit melaksankan kegiatan tindak lanjut.
- memberikan tugas atau latihan yang harus di kerjakan di rumah.
- menjelaskan kembali bahan pelajarn yang di anggap sulit oleh siswa.
- membaca materi pelajarn tertentu.
- memberikan motivasi atau bimbingan belajar.
4. Mengemukakan tentang topik akan di bahas pada waktu yang akan datang.
Guru mengemukakan atau memberikan gamabaran pada siswa tentang topik bahasan atau kompetensi yang akan di pelajari pada pertemuan yang akan datang.
5. Menutup kegiatan pembelajran
Setelah guru menganggap kegiatan akhir selesai di laksanakn secara optimal dan sesuai dengan waktu yang di rencanakan, maka langkah selanjutnya guru menutup pelajaran. Apabila jam pelajarnnya yang paling akhir, maka di biasakan siswa menutup dengan BERDOA.
Daftar rujukan:
Dr.toto ruhimat, M,pd.: prosedur pembelajaran. ( online) 03-04- 2019
Menurut anda,,, apabila guru melupakan salah satu kegiatan pembelajaran,apa yg terjadi pada siswa?
BalasHapusHasil belajar yang di dapat akan kuarng maksimal atau siswa tidak paham pada pembelajarn tetsebut dan tidak tercapai nya sebuah tujuan pembelajaran karna kegiatan sebuah pembelajaran harus berurutan dari kegiatan tahap pertama sampai kegiatan tahap penutup
HapusBagaimanBpembelajran yangyefektifydan efesien itu menurut anda
BalasHapusBagaimana caranya agar membuat suasana kondusif dan menyenangkan?
BalasHapusBagaiman cara menilai hasil akhir belajar ank
BalasHapusMenurut anda bagaimanakah kondisi efektif dalam proses pembelajaran?
BalasHapus